06 Dhu al-Hijjah 1435 / Rabu, 01 Oktober 2014 / چهارشنبه, ۰۹ مهر ۱۳۹۳

Kain Lurik: Kain Hasil Budaya Indonesia

Baju Lurik

"Oleh Syaiful Diedit Admin Pasukan Lebaran"

Sumber Gambar: Google Images

Kebudayaan adalah suatu hal yang patut kita lestarikan karena di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya yang sangat kental dengan masyarakat di Indonesia.

Dalam hal ini kain lurik adalah salah satu bentuk kekayaan yang dimiliki bangsa kita.

Berkembang di Jawa >>

 

 

Kain lurik tradisional ini berkembang di Pulau Jawa khususnya Jepara,Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Kain tradisional ini diperkirakan ada sejak zaman kerajaan Mataram yang dibuktikan dengan adanya prasasti yang mengenalkan kain lurik. Kain tenun lurik telah dikenal masyarakat Indonesia sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu. Sayangnya mayoritas masyarakat Indonesia banyak yang sudah tidak mengenal lagi kain tenun peninggalan budaya dari nenek moyang itu.

Kain tenun tradisional asli Indonesia kini sudah hampir lenyap dari peredaran. Tidak banyak toko kain dan busana di Tanah Air yang mau menjual produk kain tenun tersebut. Bahkan, kini nyaris tidak ada lagi anggota masyarakat yang mau mengenakan pakaian dari kain tenun lurik, baik untuk pakaian pesta, jamuan resmi atau bahkan untuk pakaian sehari-hari.

Berbedanya dengan di Jepang, kain tenun lurik berkembang menjadi produk kain tenun bernilai tinggi. Masyarakat Jepang bangga menggunakan pakaian dari kain tenun lurik apabila pergi ke pesta pernikahan atau jamuan resmi.

Sejarah Kain lurik berasal dari bahasa Jawa, lorek yang berarti garis-garis yang berarti sebuah lambang dari sebuah kesederhanaan. Pada zaman dahulu kain lurik berasal dari sebuah pedesaan di wilayah Jawa. Awalnya kain lurik ini dibuat seperti selendang yang fungsinya sebagai kemben atau penutup dada wanita.

Pada awalnya, motif lurik masih sangat sederhana dan warnanya pun masih hitam dan putih atau kedua warna ini dikombinasikan. Pada zaman dahulu pembuatan kain lurik ini dengan cara mempersiapkan benang terlebih dahulu. Benang ini berasal dari tumbuhan perdu dengan warna hitam dan putih.

Dahulu kain lurik ini banyak digunakan masyarakat sebagai pakaian sehari-hari. Untuk wanita biasanya dibuat kebaya, sedangkan untuk pria biasanya hanya sebagai bahan baju pria seperti sorjan. Di sisi lain kain lurik juga dibuat sebagai bahan selendang yang berfungsi untuk menggendong tenggok. Selain untuk itu, lurik juga digunakan dalam upacara yang berkaitan dengan kepercayaan misalnya seperti labuhan, mitoni, dll.

Beberapa Macam Kain Lurik

Pada intinya kain lurik hanya bermotif garis-garis, tetapi variasinya sangat banyak. Di antaranya terdapat berbagai macam corak kain lurik, yaitu corak klenting kuning, sodo  sakler, lasem, tuluh watu, lompong keli, kinanti, kembang telo, kembang mindi, melati secontong, ketan ireng, ketan salak, dom ndlesep, loro-pat, kembang bayam, jaran dawuk, kijing miring, kunang sekebon, dll.

Dengan semakin berkembangnya zaman, banyak motif-motif lurik yang muncul di antaranya adalah yuyu sekandang, sulur ringin, lintang kumelap, polos abang, polos putih, dan masih banyak lagi. Motif yang paling mutakhir adalah motif hujan gerimis, tenun ikat, dam mimi, dan galer.

Pada zaman dahulu corak lurik sangat banyak, namun seiring berjalannya waktu macam-macam corak lurik itupun sudah sedikit dilupakan. Motif kain lurik yang sekarang banyak  yang divariasikan dan disesuaikan dengan warna yang sedang tren saat ini.

Kain Lurik pada Era Modern

Pada zaman dahulu kain lurik hanya berkembang di kalangan masyarakat biasa, namun pada era yang modern seperti ini kain lurik banyak digunakan dalam kehidupan sehari hari.

Biasanya kain lurik ini dibuat menjadi kebaya bahkan menjadi pakaian yang digunakan dalam keseharian. Dengan berkembangnya fashion mode di Indonesia, potensi keindahan kain lurik ini dapat ditampilkan dengan gaya yang  bervariasi  tanpa menghilangkan unsur-unsur nilai kebudayaannya.

Dengan memasukkan kain lurik dengan bahan yang lebih modern kini banyak perancang yang menghasilkan sebuah karya dari kain lurik yang sangat mengesankan. Bahkan bisnis kain lurik kini menjadi sangat berkembang di kalangan pengusaha. Kain lurik adalah jenis kain tenun yang sarat dengan berbagai makna.

Hakekat rancangannya yang sederhana dan lekat dengan kehidupan keseharian masyarakat mengandung berbagai kekuatan yang sakral, nasihat keluhuran, petunjuk kebajikan dan harapan yang lebih baik dari saat ini.

Akan tetapi kini kain lurik terancam punah. Bahkan, sebagian orang menganggap Lurik sering dikaitkan dengan berbagai kepercayaan dan ikut mengiringi berbagai ritus religius, upacara daur hidup dan berbagai bentuk upacara permohonan yang lain sejenis.

Last modified on Selasa, 29 Januari 2013 10:14

Suffix " clean"

Kumpulan Artikel Busana

  • 1
  • 2
  • 3
Hal Sederhana Mengenai Kaum Muslimah yang Telah Berhijab

Hal Sederhana Mengenai Kaum Muslimah yang Telah Berhija…

Lebaran.com - Kesopanan merupakan salah satu hal yang patut ...

Penggunaan Hijab Bagi para Remaja Muslimah di Indonesia

Penggunaan Hijab Bagi para Remaja Muslimah di Indonesia

Lebaran.com - Penggunaan jilbab bagi para kaum muslimah sesu...

Setiap warna busana memiliki pesan tersendiri

Setiap warna busana memiliki pesan tersendiri

Lebaran.com - Sobat Lebaran pasti memiliki warna favorit unt...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain