01 Muharram 1436 / Sabtu, 25 Oktober 2014 / شنبه, ۰۳ آبان ۱۳۹۳

Hikmah & Keutamaan Adzan

Oleh Nena Nikita Diedit Admin Pasukan Lebaran
Sumber Gambar : http://ibnuabbaskendari.files.wordpress.com

Sebagai umat muslim tentu setiap hari kita mendengar suara adzan yang sering dikumandangkan di masjid. Jika sobat sedikit mengingat sejarah Islam tentu masih ingat di dalam pikiran kita bahwa Bilal adalah orang yang pertama kali ditunjuk oleh Rasul untuk mengumandangkan adzan sewaktu memasuki kota Madinah.

Dan dengan suaranya yang lantang Bilal, yang mempunyai kulit hitam ini mengumandangkan suaranya dengan sangat keras sehingga suaranya yang keras membahana isi kota Madinah. Adzan merupakan suatu tanda untuk memberitahukan pada umat muslim bahwa waktu sholat sudah datang.

Adzan secara bahasa mempunyai arti al i’lam yang berarti pengumuman atau pemberitahuan. Dan pengertian adzan secara syar’i yaitu pemberitahuan masuknya waktu shalat dengan lafazh-lafazh khusus seperti yang di jelaskan pada buku Taisirul Allam hal 78 bab adzan. Dalam al qur`an surat At –Taubah ayat 8 yang berbunyi : “dan ini adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia”  Ibnul Mulaqqin rahimahullah dalam buku Taudhihul Ahkam berkata, para ulama menyebutkan 4 hikmah adzan.

Pertama menampakkan syi`ar Islam, kedua menegakkan kalimat tauhid, ketiga pemberitahuan masuknya waktu shalat dan keempat seruan untuk melakukan shalat berjama`ah. Adzan memang memiliki banyak keutamaan. Dan salah satu tanda sempurnanya syari`at Islam ini adalah memberi dorongan kepada ummatnya untuk melaksanakan ibadah.

Begitu juga dengan adzan, ada banyak sekali riwayat hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyebutkan tentang keutamaan adzan dan juga muadzin atau orang yang menyeruhkan adzan.

Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berbunyi. “Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu juga, ia mengabarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ”Seandainya orang-orang mengetahui besarnya pahala yang didapatkan dalam adzan dan shaf pertama kemudian mereka tidak dapat memperolehnya kecuali dengan undian niscaya mereka rela berundi untuk mendapatkannya…” (HR. Bukhari no. 615 dan Muslim no. 980).

Islam merupakan negara yang sudah mengatur banyak hal di dunia ini. Baik orang yang mendengarkan adzan atau orang yang mengumandangkan adzan maka Allah akan memberinya pahala yang setimpal.

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain