18 Jumada al-thani 1435 / Sabtu, 19 April 2014 / شنبه, ۳۰ فروردین ۱۳۹۳

Alternative flash content

Requirements

Keutamaan Malam Di Bulan Ramadhan

Shalattarawih malam pertama pada bulan Ramadhan komdisi mushola disebuah kampung di tengah kota Semarang sangat penuh sesak hingga pengurus mushola menyediakan tenda untuk menampung jamaah shalat Tarawih. Hal ini dikarenakan tensi tinggi keimanan umat Islam dan euforia menyambut bulan penuh ampunan.

Suasana Ramadhan sangat kental sekali, orang-orang bergerombol datang ke Mushola, orang yang biasanya tidak pernah berjamaah di Mushola pada malam bulan Ramadhan berduyun-duyun datang ke Mushola untuk berjamaah sholat Tarawih. Pemandangan ini terbalik seratus delapan puluh derajat pada bulan-bulan selain bulan Ramadhan mungkin ini yang disebut berkah Ramadhan. Pada siang hari dibulan Ramadhan umat Islam diwajibkan berpuasa diamana puasa dalam syariat Islam tidak hanya menahan lapar, dahaga dan syahwat. Perlu juga puasa mulut, pendengaran dan puasa penglihatan serta menjaga hati.

Tetapi puasa adalah ibadah yang istimewa di sisi Allah SWT, ada oenggalan hadist qudsi yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim menjelaskan keutamaan ibadah Puasa, dari  Abu Hurairoh RA “Rasullah bersabda; Allah berfirman; setiap amalan anak adam adalah untuknya sendiri melainkan puasa, karena puasa adalah untukKu dan Aku yang akan membalasnya…” Sebetulnya kondisi umat Islam di 10 hari pertama di bulan ramadhan masih diliputi keimanan yang tinggi sehingga masih banyak yang melaksanakan puasa. Walaupun fase ini sangat sulit bagi beberapa orang. Biasanya udah kenyang pada siang hari namun kali ini harus menahan lapar disiang hari.

Sebagian ulama membagi bulan ramadhan dengan tiga bagian,yaitu sepuluh hari pertama ramadhan dinamakan terbukanya pintu Rahmat Allah SWT  kepada hamba-hambaNya yang menunaikan puasa, Sepuluh hari kedua atau pertengahan dinamakan Magfirah yaitu di Ampuninya-Nya segala dosa-dosa oleh Allah SWT, dan sepuluh hari terakhir bulan ramadhan dinamakan pembebasan dari api neraka. Sebagaimana yang diterangkan dalam hadist Rasulullah SAW :Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :“Awal bulan Ramadan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).” Di sepuluh hari pertama Ramadhan adalah Rahmat, dalam tasawuf Rahmat ada dua, pertama Dzaatiyyah adalah Rahmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada semua makhlukNya tanpa terkecuali. Kedua Rahmah Khushushiyyah, yaitu Rahmat dan kasih sayang yang Allah SWT hanya diberikan kepada hamba-hamba PilihanNya.

Sepuluh hari pertama adalah merupakan keistimewaan karena diturunkannya Rahmat kepada hamba-hamba yang telah ikhlas dan ridha menunaikan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keimanan kepada Allah SWT. Salah satu Rahmat dan kasih sayang Allah SWT yang diberikan kepada hamba-hambaNya yang puasa dengan Iman dan taqwa yaitu disediakan salah satu pintu masuk ke dalam surga yang tidak dilalui oleh siapapun kecuali para ahli puasa. Dari ini maka beruntunglah orang-orang yang dapat melaksanakan ibadah puasa di sepuluh hari pertama dan hari-hari berikutnya di bulan Ramadhan.

Dan setiap malamnya bulan Ramadhan terdapat keistimewaan sendiri seperti Malam kedelapan, barang siapa yang beribadah dimalam ini diberikan pahala pada kita sebagaimana pahala yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim as. Malam kesembilan di bulan Ramadhan Akan diberikan pahala kepada kita sesuai dengan ibadah seorang nabi. Di malam kesepuluh Allah akan memberikan kebahagiaan dunia akhirat. Di bulan Ramadhan yang penuh Rahmat ini segala sesuatu yang dikerjakan oleh orang yang berpuasa akan dihitung sebagai ibadah, bahkan tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah seperti yang tertuang dalam hadist Abdullah bin Aufi. Hadits ini dibawakan oleh Al Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman “Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Diamnya adalah tasbih. Do’anya adalah do’a yang mustajab. Pahala amalannya pun akan dilipat gandakan.” Bulan ini marilah kita jadikan sebagai ladang pahala kita.

hadist dikutip dari buku hadist terjemah bulughul maram Min Adillatil Ahkam karya Ibnu Hajar Al ‘Asqolani, diterjemahkan oleh Ust. Badru Salam, Lc diterbitkan oleh Pustaka Ulil Albab

sumber image : google

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain