06 Dhu al-Qi'dah 1435 / Senin, 01 September 2014 / دوشنبه, ۱۰ شهریور ۱۳۹۳

Alternative flash content

Requirements

Meraih Kesalehan Sosial Dengan Puasa

Samsung unveils Galaxy Tab 10.1" new accessories Samsung unveils Galaxy Tab 10.1" new accessories

Secara sederhana kesalehan sosial dimaknai sebagai keperdulian dan sikap empati terhadap keadaan sekitar. Selama ini kesalehan hanya dilihat dengan atribut pakaian dan acara ritual keagamaan semata, padahal ada banyak aspek agama yg lebih penting dan luas.
Puasa adalah  salah satu cara meraih kesalehan sosial.

Sholat lima waktu, puasa bulan ramadhan dan kalau ada kelebihan rezeki bisa naik haji atau minimal umroh, ditambah dengan penambahan aksesoris keagamaan mulai dari peci haji atau gamis putih panjang, lebih maksimal lagi bila di depan nama diberi gelar Haji. Voila! anda pun akan dikenal sebagai pribadi yang religius, walaupun sebenarnya mungkin saja yang tampak di permukaan berbeda dengan yang sebenarnya. Islam KTP adalah idiom lama tapi tetap aktual untuk secara sederhana menjelaskan perilaku seperti itu.

Meskipun tidak ada yang salah dengan segala pemakain simbol-simbol religius, ataupun pelabelan diri sebagai orang yang lebih taat. Karena sejatinya setiap manusia membutuhkan identitas keagamaan, mau tidak mau, suka tidak suka agama akan selalu berperan penting dalam mewarnai setiap sisi kehidupan. Tapi seringkali kita secara sempit memaknai semua simbol relijius itu, bahkan pemaknaan kesalehan atau ketaatan berhenti pada level yang sangat rendah, hanya pada atribut pakaian atau ciri fisik semata.

Karena pemaknaan relijius yang sempit itu pula yang membuat dampak positif ajaran agama menjadi sedikit, kalau tidak mau dibilang tidak ada sama sekali. Pernahkah terlintas dalam benak anda, mengapa kegiatan keagamaan makin marak atau orang dengan label Haji, Uztad bertambah, tapi masih banyak saja orang miskin yang harus mengais makanan di jalan atau tindakan kriminal makin meningkat karena angka penganguran yang tinggi dan masalah sosial lain nya keterbelakangan, kurang nya pendidikan dan akses kesehatan.

Puasa, takwa dan kesalehan sosial

Salah satu pilar dari agama Islam adalah takwa, Syekh Musthafa Shodiq al-Rafi’ie (w. 1356 H/1937 M) dalam bukunya wahy al-Qalam mentakwil kata “takwa” dengan ittiqa, yakni memproteksi diri dari segala bentuk nafsu kebinatangan yang menganggap perut besar sebagai agama, dan menjaga humanisme dan kodrat manusia dari perilaku layaknya binatang.  Lebih  dalam lagi, Islam mengenal konsep mengenai  hablun minallah dan hablun minannas, yang pertama mengacu pada hubungan  vertikal dengan pencipta dan yang kedua adalah mengenai hubungan antar manusia.

Islam telah mempunyai konsep lengkap dalam memaknai kesalehan sosial, karena dari sifat nya sendiri yang merupakan rahmatan lil alamin  rahmat bagi seluruh alam. Keperdulian dan hubungan sosial jadi bagian integral dari keimanan, namun sayang nya semua ini terlupakan dan ummat hanya sibuk pada dirinya sendiri. Padahal untuk bisa mencapai ketakwaan yang hakiki, kita harus menyeimbangkan antara ritus ritual dan ritus sosial.

Puasa adalah salah satu bentuk ibadah untuk melatih keperdulian sosial kita, dengan puasa kita “dipaksa” untuk melatih kesabaran dan juga merasakan bagaimana perasaan saudara-saudara kita yang kadang harus menahan lapar dan dahaga karena keterbatasan rizki. Puasa memberikan pengalaman nyata, bukan hanya pengambaran absurd tentang kemiskinan. Dalam Al-quran juga disebutkan:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”. (QS. Al-Baqarah: 183).

Berpuasa untuk bertakwa dan salah satu inti dari ketakwaan adalah keperdulian terhadap sesama, tapi tidak cukup hanya dengan perduli. Tindakan nyata harus dilakukan, tidak mesti dengan sesuatu yang besar dan mahal, dengan ketulusan pun semua bisa dicapai. Undang tetangga anda yang kurang beruntung untuk berbuka bersama atau bahkan hanya dengan membagi sedikit rizki kepada yang membutuhkan pun sudah bisa dikategorikan perduli. Sesungguhnya dari keperdulian ini, jiwa sosial kita akan ter asah, kesalehan sosial pun bisa terlihat dengan nyata.

Selepas kesalehan sosial

Saat kita bisa mulai melepaskan diri dari belenggu ritus ritual dan mencapai tingkat kesalehan sosial, makna setiap ibadah yang kita jalankan akan lebih berarti. Manfaat yang dirasakan bukan hanya pada diri anda semata, tapi juga pada orang-orang disekitar anda dan lebih jauh pada lingkungan sekitar. Puasa bisa dijadikan pintu masuk untuk lebih mempunyai empati, muslim yang mempunyai spirit humanism yang universal.

Tapi apakah dengan puasa cukup? Apakah kesalehan sosial mengatasi semua permasalahan umat?  Sayang sekali, jawaban nya adalah Tidak….dibutuhkan lebih dari kesalehan sosial untuk mencapai kemanfaatan agama –dalam hal ini Islam- kita masih perlu pembenahan iman dan intropeksi diri terhadap shariah. Karena sesuangguhnya menjadi muslim menuntut penyerahan diri total (kaffah) bukan semata partial. Dengan berpuasa kita meraih kemanfaatan dan juga mendapat spirit humanisme, puasa menjadi awal dan pelengkap yang sempurna bagi kita semua, semoga!.

Diedit oleh Admin Pasukan Lebaran

Kumpulan Artikel Khazanah

  • 1
  • 2
  • 3
Consumerism in Lebaran?

Consumerism in Lebaran?

Lebaran.com - Eid al-Fitr or Lebaran in Indonesian Language ...

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Should I Feel Sad When Ramadhan is Over?

Lebaran.com - Should I Feel Sad When Ramadan is Over? Severa...

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Tanggapan Anak Muda Muslim Terhadap 5 Rukun Islam

Lebaran.com -  Tak kenal maka tak sayang, peribahasa singkat...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain