28 Safar 1436 / Ahad, 21 Desember 2014 / یکشنبه, ۳۰ آذر ۱۳۹۳

Agar Menjadi Pribadi yang Sabar

Sabar ialah menahan diri daria mendongkol, menahan lisan dari berkeluh-kesah dan marah, serta menahan anggota badan dari melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan seperti menampar-nampar pipi atau merobek-robek kerah baju untuk melampiaskan emosi.

Sabar merupakan salah satu akhlak mulia yang disukai Allah.  Hal ini tersirat jelas dalam firman Allah Al-Anfal :46 :

Dan bersabarlah kalian karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.

Sangat mulianya sikap sabar, Allah menjanjikan kebaikan bagi yang melakukanya seperti firman Allah Al-Nahl : 96 :

Dan Kami benar-benar akan membalas mereka yang bersabar dengan balasan yang lebih baik daripada apa yang telah mereka lakukan”.

Sabar ada 3 macam, yaitu :

1.  Sabar dalam ketaatan kepada Allah SWT.
2.  Sabar dalam menahan diri dari bermaksiat.
3.  Sabar dalam menghadapi ujian.

Namun menjadi pribadi yang sabar bukanlah hal yang mudah. Seringkali manusia lebih dikuasai hawa nafsu. Memang tidak mudah dalam sabar mengendalikan emosi. Beberapa tips di bawah ini, insya Allah dapat meredam emosi dan kita menjadi pribadi yang sabar.

1.  Kenali emosi
Pahami benar apa yang kita rasakan, karena sabar bukan hanya menghadapi amarah namun bisa sedih atau takut. Dengan mengenali secara pasti emosi yang kita alami, maka akan lebih mudah menuntaskannya.

2. Tanda kelemahan
Tanamkan dalam diri kita bahwa emosi yang berlebihan adalah tanda bahwa jiwa kita lemah karena dikuasai oleh setan. Setan menyukai manusia yang tak dapat mengendalikan emosinya.

3.  Istighfar dan berwudhulah
Apabila emosi apapun yang meluap-luap dalam diri, terutama amarah maka istighfarlah. Dengan mengingat Allah maka kita akan merasa tenang karena apapun yang kita hadapi, Allah bersama kita. Setelah itu berwudhulah, air wudhu yang bersih dan jernih dapat mengurangi bahkan menghilangkan emosi yang terlalu berlebihan. Sehingga menghilangkan kemungkinan emosi ke arah tindakan negatif. Berwudhulah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh.

4.  Keluarkan
Memendam emosi juga tidak baik bagi kesehatan psikis. Namun mengeluarkannya dengan tidak benar akan membuat orang lain terluka atau tersinggung. Karena itu keluarkan emosi dengan jalan yang baik sehingga tidak ada beban dalam jiwa kita, hal ini bisa dilakukan dengan curhat bersama sahabat atau ungkapkan lewat tulisan. Menyalurkan emosi adalah poin penting dalam hal ini, karena bila kita tidak hati-hati maka akan menimbulkan masalah baru.

5.  Belajar
Mungkin bukan sekali ini kita menghadapi emosi yang meluap-luap. Bila pernah mengalaminya, cobalah belajar dari hal sebelumnya. Apakah dengan melampiaskan emosi akan lebih baik atau bersabar adalah jalan yang terbaik. Dengan belajar dari pengalaman sebelumnya, maka kita akan lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan dan lebih dingin meghadapinya.

6.  Ketenangan
Hindari hal-hal yang membuat emosi menjadi tidak terkendali. Carilah ketenangan dan kenyamanan, kemudian tenangkan diri. Dengan suasana yang tenang, umumnya kita dapat berpikir lebih jauh dan sabar. Mungkin kita dapat sejenak menyendiri di kamar, bila memungkinkan pergi ke alam bebas yang indah dan tenang.

7.  Cari solusi
Bila emosi mulai stabil, saatnya kita mencari solusi. Buatlah beberapa pilihan solusi dengan tenang untuk mengantisipasi salah satu pilihan gagal. Berdoa kepada Allah SWT agar segala masalah dapat solusinya dan kita menjadi pribadi yang lebih sabar dari pengalaman ini.

8.  Mendekat
Dekatkan selalu diri kita kepada Allah SWT dengan banyak berdoa, beribadah, dan melakukan kebaikan.  Dengan demikian maka jiwa kita akan lebih lembut dan dapat mengendalikan emosi dengan baik.

“Oleh Cita Diedit Admin Pasukan Lebaran”

Kumpulan Artikel Kuliner

  • 1
  • 2
  • 3
Zabihah: Panduan Restoran Halal dan Mesjid Terbaik di Seluruh Dunia

Zabihah: Panduan Restoran Halal dan Mesjid Terbaik di S…

Lebaran.com - Aplikasi keluaran dari Hahalfire Media LLC ini...

Wedang Tahu, Sajian Tahu dalam Minuman

Wedang Tahu, Sajian Tahu dalam Minuman

Lebaran.com -  Sobat, minuman wedang sangat identik dengan I...

Soto Sokaraja, Bukan Soto Biasa

Soto Sokaraja, Bukan Soto Biasa

Lebaran.com -  Sobat, jika kita melakukan safari menyusuri w...

Kumpulan Artikel Idul Adha 1434 H

  • 1
  • 2
  • 3
Cukup Haji Sekali Saja

Cukup Haji Sekali Saja

Lebaran.com – Memang tidak ada larangan untuk melaksanakan i...

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lantai Dua Masjidil Haram Sudah Digunakan Untuk Tawaf

Lebaran.com – Sebentar lagi akan datang waktu puncak ibadah ...

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Berangkat Haji

Jamuan Makan (Walimatussafar) Sebelum dan Sesudah Beran…

Lebaran.com – Terutama di pedesaan, akan banyak kita jumpai ...

Kumpulan Berita Terbaru 2013

  • 1
  • 2
  • 3
It’s about lebaran.com

It’s about lebaran.com

lebaran.com is a unique interesting website to visit especia...

Lebaran in Indonesia

Lebaran in Indonesia

Lebaran.com - For Muslim around the world, Eid al-Fitr is an...

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Transplantasi Negatif, Apa Itu? Pornografi?

Lebaran.com - Wow, mendengar kata transplantasi, tentu kita ...

Kumpulan Artikel Tahun Baru Islam

  • 1
  • 2
  • 3
Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijamin Aman

Meski Terjadi Kemelut, Kirab 1 Suro Keraton Solo Dijami…

Lebaran.com – Salah satu tradisi yang terkenal di Indonesia ...

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahaman Baru Tentang Islam

Open Day di California Amerika Serikat Membawa Pemahama…

Lebaran.com – Islam masih dianggap sebagai biang kerok atas ...

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seorang Muslim?

Benarkah Paul Pogba, Sang Gelandang Juventus Itu Seoran…

Lebaran.com – Pemain sepak bola Muslim memang selalu menjadi...

Facebook

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain

Berita Lebaran Dari Media Yang Lain